Visi Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia sebagai berikut:

‘Memajukan Kepentingan Nasional Melalui Diplomasi Total’

Memajukan adalah mencapai atau membawa kepada suatu keadaan yang lebih baik.

Kepentingan Nasional merupakan amanat yang telah tercantum dalam Undang-Undang Dasar 1945 dan pada periode 2010-2014 difokuskan pada pencapaian Indonesia yang sejahtera, demokratis dan berkeadilan.

Diplomasi Total adalah instrumen dan cara yang digunakan dalam diplomasi dengan melibatkan seluruh komponen stakeholder dan memanfaatkan seluruh lini kekuatan (multi-track diplomacy).

Pernyataan visi di atas menggambarkan komitmen yang akan diperjuangkan dan diwujudkan oleh Kementerian Luar Negeri, terutama melalui pelaksanaan tugas dan fungsinya (core competency), sebagai institusi penyelenggara hubungan dan pelaksana politik luar negeri. Pernyataan visi Kementerian Luar Negeri tersebut sejalan dengan visi nasional seperti tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2010-2014 yang menyiratkan pentingnya penyelenggaraan hubungan dan pelaksanaan politik yang dikelola dan dilaksanakan melalui diplomasi total sebagai strategi untuk mewujudkan visi nasional, yaitu ‘Indonesia yang Sejahtera, Demokratis dan Berkeadilan’.

Advertisements

V I S I
Visi masa depan Depdagri akan difokuskan pada satu sasaran primer, yaitu: membangun dan menegakkan kapasitas kelembagaan dalam melaksanakan kegiatan penelitian dan pengembangan secara bertanggungjawab sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.
Atas dasar pertimbangan tersebut, dan dalam rangka menunjang visi Kementerian Dalam Negeri yang dijabarkan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya, maka telah ditetapkan visi DEPDAGRI yakni:

“TERDEPAN DALAM PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN DI BIDANG  URUSAN PEMERINTAHAN DALAM NEGERI DAN SEBAGAI PENDUKUNG KEBIJAKAN STRATEGIS KEMENTERIAN DALAM NEGERI”.

MISI
Sebagai penjabaran lebih lanjut dari visi  sebagaimana disebutkan di atas, maka Misi yang akan dilaksanakan untuk mewujudkan visi dimaksud adalah sebagai berikut:

  1. Meningkatkan kemampuan profesionalitas SDM Struktural dan Pejabat Fungsional Departemen Dalam Negeri
  2. Memantapkan kelembagaan dan ketatalaksanaan Departemen Dalam Negeri.

Visi & Misi

VISI BEM UNISLA 2011:
BEM UNISLA: Progresif dan Inklusif

BEM UNISLA yang “progresif” berarti BEM UNISLA yang berupaya untuk menjadi sebuah insititusi yang selalu belajar dari proses untuk menjadi lebih baik. Dalam perjalanannya, BEM UNISLA disadari memang telah menjalani hal-hal positif dan negatif sehingga dengan sifat progresif ini dapat dihindari pengulangan kesalahan-kesalahan yang ada. Sifat “progresif” ini juga dimaksudkan untuk upaya mencari solusi-solusi atas hal-hal klasik yang selalu melingkupi kemahasiswaan dengan cara yang terukur dan praktis, sehingga BEM UNISLA tidak hanya mengulang program-program yang memang sejak dahulu telah ada.

Sementara BEM UNISLA yang “inklusif” berarti diadakannya sebuah kelembagaan yang demokratis dengan konsep gerakan yang mencakup seluruh elemen keluarga civitas Universitas Islam Lamongan, baik antar program, lembaga formal seperti UKM serta non-formal yang mencakup kelompok ekstra kampus dan paguyuban daerah. Dengan kata lain, BEM Unisla yang inklusif merupakan sebuah upaya untuk mengembalikan semangat “satu UNISLA”.

Mengapa Progresif dan Inklusif?

Kedua nilai dalam visi BEM UNISLA tersebut didasarkan oleh adanya keresahan yang telah diterima secara umum bahwa BEM UNISLA telah kehilangan “ruh”-nya sebagai sebuah lembaga kemahasiswaan yang seharusnya bermanfaat dan berpengaruh bagi setiap elemen mahasiswa UNISLA. BEM UNISLA juga kerap diangga sebagai BEM Fakultas ke-13, dan kehilangan strategic positioning-nya sebagai sebuah motor gerakan kampus yang tidak lagi melulu harus terpusat pada hal-hal politis. Telah sering kita dengar pendapat mahasiswa kebanyakan bahwa ada atau tidak adanya BEM UNISLA tidaklah berpengaruh besar bagi mahasiswa UNISLA secara umum. Telah sering pula kita dengar pendapat yang menganalogikan BEM UNISLA sebagai organisasi yang sangat politis yang diidentikan dengan demonstrasi.

‘BEM UNISLA: Progresif-Inklusif’ adalah sebuah upaya besar untuk menumbuhkan kembali relevansi BEM UNISLA bagi mahasiswa UNISLA secara khusus maupun masyarakat Indonesia pada umumnya. ‘BEM UNISLA: Progresif-Inklusif’ adalah sebuah visi di mana para mahasiswa –baik yang menganut “kuliah pulang-kuliah pulang”, “kuliah rapat-kuliah rapat”. “kuliah nangkring-kuliah nangkring”, mahasiswa atlet, mahasiswa pencinta seni, mahasiswa dengan segala afiliasi politik, mahasiswa yang tergabung dalam paguyuban daerah, dan lain sebagainya– untuk sekali lagi merasa sebagai satu keluarga besar Universitas Islam Lamongan.

MISI BEM UNISLA 2011

Untuk mencapai visi BEM UNISLA: Progresif-Inklusif, BEM UNISLA 2010 akan menjalankan tiga misinya:

1. Membangun organisasi BEM UNISLA yang professional, member value added bagi anggotanya, dan memberikan rasa kekeluargaan yang menyenangkan (Better BEM UNISLA)

2. Membangun lingkungan kampus yang lebih baik, dengan berperan aktif dalam mewujudkan UNISLA World Class University yang lebih mengapresiasi minat-bakat, memberikan advokasi mahasiswa secara lebih luas, beriklim ilmiah, dan berwawasan internasional (Better UNISLA)

3. Turut serta berkontribusi dalam membangun Indonesia yang lebih baik melalui kontribusi nyata dalam community development program, sumbangan pemikiran, dan perlawanan terhadap korupsi. (Better Indonesia)